Jelatang Bergizi


Jelatang yang diseduh langsung terasa sangat hijau dan sedikit sepat, jenis cangkir yang sering membuat orang mencari gula untuk melembutkannya. Campuran ini mengatasinya sebelum Anda menuang: daun mint dan kulit lemon cerah memotong rasa hijau tersebut, dan biji adas menambahkan sentuhan manis lembut seperti licorice. Nikmati selagi panas, atau seduh kuat dan dinginkan untuk keesokan harinya.
Para pencari tahu mengenal jelatang sebagai sayuran hijau asli, terasa earthy dan hampir creamy-vegetal dalam infus yang kuat. Pendamping di sini mempertahankan karakter itu tetapi membuatnya mudah diminum, tanpa perlu tambahan gula.
Dicampur dari jelatang, daun mint, kulit lemon, dan biji adas. Bebas kafein, tanpa gula, tanpa pengawet, dan secara alami vegan.
Teh jelatang terasa terlalu hijau atau berumput jika diminum sendiri. Bagaimana campuran ini membantu?
Infus jelatang murni terasa sepat, itulah mengapa orang cenderung menambahkan gula atau jus buah. Campuran ini mengatasinya langsung di dalam kemasan: daun mint dan kulit lemon mencerahkan dan memotong rasa hijau, dan adas menambahkan rasa manis lembut, sehingga terasa halus tanpa tambahan apa pun.
Apakah bebas kafein?
Ya. Jelatang, daun mint, kulit lemon, dan adas semuanya adalah herba dan biji, jadi tidak ada kafein.
Apakah cocok diminum dingin?
Tentu. Penikmat jelatang sering menyeduh dalam jumlah banyak dan meminumnya dingin keesokan harinya. Seduh dengan kekuatan penuh, dinginkan, dan tuang di atas es; lemon dan daun mint menjaganya tetap segar.
Bagaimana cara menyeduhnya?
Gunakan satu sendok teh per delapan ons air, dipanaskan hingga sekitar 200°F. Seduh selama lima menit, lalu saring. Gunakan daun segar setiap kali menyeduh.