Puer Tuo Cha
Sebuah gumpalan kecil teh yang dipadatkan, berbentuk seperti mangkuk kecil atau sarang burung. Itulah tuo cha: pu'er (teh Tiongkok yang difermentasi dan tua) yang dipadatkan menjadi kubah padat, bukan kue pipih. Masukkan ke dalam teko, dan seduh panas setelah makan besar atau di pagi yang santai. Seduhannya pekat dan bersahaja, lembut dan bulat, serta mengandung kafein dalam kadar sedang yang lembut untuk menemani hari Anda.
Ini adalah daun utuh yang dipadatkan ke dalam bentuk sarang tradisional, sebagaimana tuo cha yang baik seharusnya dibuat. Pemadatan ini adalah bagian dari ritual: Anda bisa menggunakan semuanya, atau memecahkan bagian yang Anda inginkan dan menyimpan sisanya.
Bentuknya yang padat berarti sedikit saja sudah cukup, dan satu potongan dapat diseduh ulang hingga tiga hingga empat kali, dengan rasa yang semakin lembut setiap seduhan. Bahan tunggal: daun teh pu'er. Tanpa gula, tanpa pengawet. Alami vegan.
Bagaimana cara menyeduhnya?
Pecahkan sebagian kecil dari gumpalan, sekitar satu sendok teh untuk setiap delapan ons air, dan panaskan air segar hingga mendidih penuh, 212°F. Bilas teh terlebih dahulu: tuangkan air panas ke atasnya dan buang setelah beberapa detik untuk membuka daun yang padat. Kemudian seduh selama lima hingga sepuluh menit. Setiap potongan dapat diseduh tiga hingga empat kali.
Bagaimana cara memecahkan gumpalan yang padat?
Tuo cha dipadatkan dengan erat, jadi gunakan pisau kecil atau alat pencungkil pu'er di bagian samping, bukan di atasnya, dan ungkit potongan di sepanjang lapisan alami. Lakukan dengan lembut agar daun tetap utuh, tidak hancur menjadi serbuk. Langkah pembilasan setelahnya akan melonggarkan bagian yang masih padat.
Apakah tuo cha kualitasnya lebih rendah daripada pu'er kue pipih?
Bentuknya sendiri bukanlah masalahnya. Reputasi buruk berasal dari mini murah yang dipadatkan dari sisa daun. Tuo cha daun utuh seperti ini diseduh dengan lembut dan bulat seperti kue mana pun. Nilailah dari daunnya, bukan dari formatnya.
Apakah mengandung kafein?
Ya, dalam kadar sedang, lebih lembut daripada kopi. Seduhan berikutnya lebih ringan daripada seduhan pertama, jadi cangkir kedua atau ketiga terasa lebih lembut daripada cangkir pertama.