Teh Selamat Malam


Category: Tea & Infusions
Lembut, berbunga-bunga, dan berwarna seperti padang rumput musim panas, ini adalah cangkir hangat untuk jam tenang terakhir sebelum lampu meredup. Chamomile dan lavender menjadi yang utama, kelopak marigold dan safflower memberinya tampilan keemasan seperti taman, dan sedikit akar licorice memberikan rasa manis alami. Tuang selagi panas, dengan madu atau perasan lemon jika Anda suka.
Seorang peninjau menggambarkan secangkir teh seperti ini sebagai jalan-jalan melewati taman saat senja, dan itulah idenya. Rasanya lembut dan berbunga-bunga: nada apel yang lembut dari chamomile, dibulatkan oleh lavender, dengan akar licorice yang membuatnya cukup manis untuk diminum tanpa gula.
Diblend dari chamomile, lavender, kelopak marigold, akar licorice, dan kelopak safflower. Bebas kafein, tanpa gula, tanpa pengawet, dan secara alami vegan.
Lavender atau licorice kadang terasa terlalu kuat. Bagaimana cara menjaganya tetap seimbang?
Gunakan satu sendok teh rata, bukan sendok yang menumpuk, dan patuhi waktu seduh lima menit, jangan dibiarkan lebih lama. Perasan lemon juga mengangkat rasa bunga dan menyeimbangkan licorice jika salah satunya terasa terlalu menonjol pada hari tertentu.
Apakah ada kafein di dalamnya?
Tidak. Ini adalah campuran herbal dan bunga murni tanpa daun teh, jadi bebas kafein.
Apakah madu atau lemon cocok dengan teh ini?
Ya. Sedikit madu memperkuat sisi bunga, dan lemon mencerahkan seluruh cangkir. Akar licorice sudah memberikan rasa manis alami, jadi cicipi dulu sebelum menambahkan.
Bagaimana cara menyeduhnya?
Gunakan satu sendok teh per delapan ons air, dipanaskan hingga sekitar 200°F. Seduh selama lima menit, lalu saring. Gunakan daun segar setiap kali menyeduh.









