Chai Berasap



Category: Tea & Infusions
Api unggun dalam secangkir. Ini adalah chai susu berbumbu dengan aroma asap yang rendah dan lembut di bawah teh hitam dan jahe, hangat untuk malam yang dingin dan basah. Aroma asapnya terasa seperti api unggun, bukan menyengat, dan susu membuatnya lembut serta mudah dinikmati. Seduh di atas kompor dengan susu dan pemanis untuk secangkir minuman khas musim dingin yang berbeda dari masala chai sehari-hari.
Aroma asapnya berasal dari dua bahan, keduanya alami: kapulaga hitam, polong besar yang dikeringkan di atas api terbuka, dan lapsang souchong, teh hitam yang secara tradisional diasapi di atas kayu pinus. Dibuat ringan di samping teh hitam, kapulaga hijau, dan jahe, aroma asapnya berada di bawah cangkir, tidak menutupi rasanya. Kami mencampurnya segar dalam jumlah kecil di Portland, dari resep keluarga kami di rumah.
Campuran: teh hitam, jahe, kapulaga hijau, kapulaga hitam. Tanpa gula, tanpa pengawet. Vegan. Teh hitam mengandung kafein.
Bagaimana cara menyeduhnya?
Gunakan satu sendok teh untuk setiap delapan ons air di dalam panci. Didihkan selama dua hingga tiga menit. Tambahkan susu dengan perbandingan satu bagian susu untuk tiga bagian air, lalu rebus lagi selama dua menit. Saring, tambahkan pemanis sesuai selera, dan sajikan.
Apakah rasanya berasap atau menyengat?
Berasap, seperti api unggun, tidak menyengat atau seperti abu. Teh hitam menjadi rasa utama dan asapnya berada di bawahnya. Menyeduh dengan susu, seperti di atas, membuat asapnya semakin lembut.
Dari mana asal aroma asapnya?
Dua sumber, keduanya asap alami. Kapulaga hitam adalah polong yang dikeringkan di atas api terbuka, dan lapsang souchong adalah teh hitam yang diasapi di atas kayu pinus. Tidak ada perasa asap buatan dalam campuran ini.
Apakah mengandung kafein?
Ya. Teh ini diseduh dari teh hitam, jadi efeknya cukup terasa.









