Ajwain, alias Biji Carom
Category: Herbs & Spices
Jika Anda mengenal thyme, Anda pasti sudah punya gambaran tentang ajwain: anggap saja sebagai sepupu thyme yang lebih tajam dan lebih berani, dengan sedikit sensasi mentol yang menyejukkan. Biji-biji kecil ini, juga disebut carom, memberikan rasa gurih dan herba yang tajam, yang mampu memotong rasa kaya dan gorengan. Gunakan pada kentang panggang dan sayuran akar, campurkan ke dalam adonan roti gurih, kerupuk, dan roti pipih, atau aduk ke dalam saus keju atau tomat yang ingin sedikit 'naik'. Sedikit saja sudah sangat berpengaruh.
Di dapur India, tempat biji-biji ini telah digunakan selama beberapa generasi, ajwain adalah bumbu tempering: digoreng selama beberapa detik dalam minyak panas atau ghee untuk membangkitkan minyak aromatiknya, lalu dibawa ke dalam lentil, adonan gorengan, dan roti pipih. Biji ini juga secara tradisional disimpan di dekat pintu untuk dikunyah sedikit setelah makan berat. Kami mengemas biji utuh yang segar, karena kekuatan ajwain terletak pada minyak volatil yang memudar jika biji terlalu lama disimpan.
Biji utuh, dikemas segar. Tanpa garam, gula, atau pengisi.
Saya belum pernah memasak dengan ajwain. Dari mana saya harus mulai?
Anggap saja seperti thyme yang lebih kuat. Remukkan sedikit di antara jari-jari Anda dan tambahkan ke kentang panggang, roti cepat saji gurih atau adonan kerupuk, atau wajan berisi sayuran tumis. Karena sangat kuat, mulailah dengan lebih sedikit dari perkiraan Anda, cicipi, dan tambah secara bertahap. Digunakan dalam jumlah kecil, ini memberikan rasa hangat, herba, dan hampir gurih.
Bagaimana cara menggunakannya agar tidak terasa pahit?
Ini satu hal yang perlu Anda ketahui: ajwain terasa sangat pahit dan hampir seperti obat saat mentah, tetapi panas memperbaikinya. Tumis dalam minyak panas atau ghee selama sepuluh hingga lima belas detik, atau panggang dalam adonan, dan rasa pahitnya berubah menjadi hangat dan gurih. Jangan pernah memakannya mentah dengan sendok, dan jangan pernah menggunakannya terlalu banyak.
Secara tradisional digunakan dalam masakan apa?
Dalam masakan India, ajwain bersinar dalam adonan tepung chickpea untuk gorengan seperti pakora dan samosa, diuleni ke dalam adonan roti pipih seperti paratha dan puri, dan ditumis ke dalam hidangan lentil (dal) dan sayuran berserat tinggi seperti kembang kol dan kubis. Jika Anda memasak hidangan-hidangan itu, ini adalah kebutuhan pokok dapur.
Bisakah saya menggunakannya sebagai pengganti thyme atau oregano?
Ya, sebagai pengganti yang lebih berani. Ini memberikan kualitas herba dan gurih yang serupa tetapi lebih kuat dan dengan sedikit sensasi panas, jadi gunakan sedikit lebih sedikit daripada thyme atau oregano yang diminta dalam resep.
Apakah ajwain sama dengan caraway atau lovage?
Tidak, meskipun stoples sering salah diberi label seperti itu. Caraway rasanya manis dan seperti adas manis, lovage seperti seledri, dan ajwain tajam dan panas seperti thyme. Mereka tidak dapat dipertukarkan. (Ada juga kebiasaan di banyak rumah tangga Asia Selatan untuk mengunyah sedikit setelah makan berat, disebutkan di sini sebagai tradisi, bukan saran.)









